News Room

Pemerintah Temukan 11 Penyebab Rendahnya Serapan APBN

Category Ekonomi dan Politik | 0 Comments | 14 Agustus 2015, 09:39:00 WIB

MRI RESEARCH, JAKARTA – Pemerintah pusat akhirnya menemukan 11 faktor penyebab lambannya penyerapan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), khususnya tahun 2015.

Demikian hasil ulasan Kompas, Sabtu (8/8/2015).

Pertama, perubahan nomenklatur kementerian pada awal masa pemerintahan baru. Kedua, ketidakharmonisan peraturan perundang-undangan terkait perencanaan, pelaksanaan, dan pencairan anggaran antara APBN dan APBD.

Ketiga, kegiatan yang memerlukan dasar hukum pelaksanaannya. Keempat, lamanya pembebasan lahan serta perencanaan anggaran yang ternyata tidak mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan.

Kelima, lamanya proses lelang untuk pengadaan barang dan jasa. Keenam, pembangunan gedung, jalan, jembatan, dan pembangunan lainnya yang belum dilengkapi detail desain. Ketujuh, duplikasi dengan kegiatan instansi lain.

Kedelapan, pergeseran alokasi anggaran antarunit organisasi, antarkegiatan, dan antarwilayah. Kesembilan, keterlambatan pejabat daerah dalam menetapkan pengelola anggaran pada satuan kerja perangkat daerah.

Kesepuluh, penundaan penagihan barang dan jasa dari pihak ketiga. Kesebelas, tidak ada kerangka acuan kerja (TOR) dan rincian anggaran biaya (RAB) yang mengakibatkan terjadinya ketidaksesuaian antara kebutuhan dan alokasi anggaran. (RHN)

 

0 Comments

Leave a Comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Anda harus Sign In terlebih dahulu untuk memberikan komentar. Apabila belum Sign Up, maka Anda harus Sign Up terlebih dahulu untuk membuat akun sebelum Anda Sign In

ADDRESS

  • Head Office: Soho Pancoran, Tower Splendor 19th Floor, Unit 15,16,17.
    Jl. Let.Jend. MT.Haryono kav 2-3
    Jakarta Selatan 12810
  • Operation Division : Jl. Tebet Raya 11C-D
    Jakarta 12810
  • Email: mri@mri-research-ind.com
  • Website: www.mri-research-ind.com
  • Telp :
    +62-21 501 016 55 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 831-4041 (Hunting) (Operation Division)
  • Fax :
    +62-21 8370-8768 (Head Office)
    +62-21 835-0114 (Operation Division)