News Room

Bulan Puasa, Bahan Makanan Sumbang Inflasi Tertinggi

Category Consumer View | 0 Comments | 08 Juli 2015, 09:42:14 WIB

MRI RESEARCH, JAKARTA – Memasuki bulan puasa tahun 2015, ternyata sektor bahan makanan menjadi kontributor inflasi tertinggi pada Juni 2015. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Juni 2015 terjadi inflasi sebesar 0,54 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 120,14.

“Meski bulan puasa, namun sumbangan bahan makanan cukup tinggi terhadap inflasi Juni 2015,” ujar Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia Pattrick Wauran, di Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Hal itu, kata dia, terjadi karena kebiasaan masyarakat Indonesia saat bulan puasa, justru menyajikan makanan terbaik untuk seluruh keluarga. Baik saat sahur untuk memulai puasa, ataupun saat berbuka puasa. Akibatnya, harga kebutuhan bahan makanan melonjak drastis.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan 1,60 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,55 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,23 persen; kelompok sandang 0,28 persen; kelompok kesehatan 0,32 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,07 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,11 persen.

Dari 82 kota IHK, tercatat 76 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sorong 1,90 persen dengan IHK 119,69 dan terendah terjadi di Palu 0,03 persen dengan IHK 120,46. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Tual 0,80 persen dengan IHK 133,57 dan terendah terjadi di Pangkalpinang 0,14 persen dengan IHK 117,90.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Juni) 2015 sebesar 0,96 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2015 terhadap Juni 2014) sebesar 7,26 persen.

Komponen inti pada Juni 2015 mengalami inflasi sebesar 0,26 persen; tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Juni) 2015 sebesar 1,99 persen; dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juni 2015 terhadap Juni 2014) sebesar 5,04 persen.

“Belajar dari pengalaman setiap bulan puasa, maka ada peluang ekonomi bagi masyarakat untuk menggeluti sektor bahan makanan. Khususnya menjelang atau saat bulan puasa seperti ini. Keuntungannya pun cukup lumayan jika ditekuni,” tutur Pattrick.

Anda mau mencoba? (RHN)

 

0 Comments

Leave a Comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Anda harus Sign In terlebih dahulu untuk memberikan komentar. Apabila belum Sign Up, maka Anda harus Sign Up terlebih dahulu untuk membuat akun sebelum Anda Sign In

ADDRESS

  • Head Office: Menara Bidakara 2, 7th floor, Unit 4,
    Jl. Gatot Subroto Kav. 71- 73
    Jakarta Selatan 12870
  • Operation Division : Jl. Tebet Raya 11C-D
    Jakarta 12810
  • Email: mri@mri-research-ind.com
  • Website: www.mri-research-ind.com
  • Telp :
    +62-21 8370-8767 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 831-4041 (Hunting) (Operation Division)
  • Fax :
    +62-21 8370-8768 (Head Office)
    +62-21 835-0114 (Operation Division)