News Room

Nikmati Pasar Tradisional, Mayoritas Masyarakat Dukung Revitalisasi

Category Consumer Insight | 0 Comments | 03 Juli 2015, 08:40:18 WIB

MRI RESEARCH, JAKARTA – Meski pembangunan pusat belanja swalayan atau mal semakin masif dilakukan, namun masyarakat lebih memilih berbelanja di pasar tradisional. Mengapa?

Hasil jajak pendapat Kompas pada awal April 2015 lalu mencatat, hampir separuh warga Jakarta mengakui masih berbelanja kebutuhan pangan sehari-hari di pasar tradisional. Pengumpulan pendapat dilakukan melalui telepon pada 1-3 April 2015, dengan sebanyak 622 responden berusia minimal 17 tahun yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis dari buku telepon terbaru.

Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95%, nirpencuplikan penelitian +/- 3,6%. Meski demikian, kesalahan diluar pencuplikan dimungkinkan terjadi. Dan hasil pendapat ini tidak dimaksudkan untuk mewakili pendapat seluruh masyarakat Jakarta.

Sebanyak 95,5% responden setuju dengan program revitalisasi pasar tradisional di Jakarta, yang dilakukan selama ini. Dan hanya 3,4% yang tidak setuju, serta 1,1% tidak menjawab/tidak tahu.

Sebanyak 83,9% responden menjawab akan lebih sering berbelanja di pasar tradisional jika revitalisasi pasar tradisional di dekat rumah responden diwujudkan, sehingga bersih dan nyaman. Sementara itu, sebanyak 10,5% responden menyatakan Sama Saja, dan 5,3% menjawab Tidak, serta 0,3% yang tidak menjawab/tidak tahu.

Lalu, 49,7% responden menyatakan akhir-akhir ini berbelanja ke pasar tradisional untuk berbelanja membeli barang kebutuhan sehari-hari. Sebanyak 30,2% responden memilih supermarket/hypermarket. Dan 12,5% memilih berbelanja ke tukang sayur, serta 7,6% berbelanja ke warung.

Selanjutnya, 72,3% responden menginginkan konsep pasar tradisional harus meningkatkan kebersihan. Sebanyak 9,2% responden menginginkan pasar tradisional meningkatkan faktor keamanannya, lalu 7,7% menginginkan kualitas dan keragaman barang dagangan. Selain itu, 5,3% responden ingin agar pasar tradisional meningkatkan ketersediaan tempat parkir, dan hanya 5,5% yang memilih lainnya.

Terakhir adalah, 60% responden mengusulkan agar konsep revitalisasi pasar yang dikembangkan di Jakarta dan menarik pengunjung, hanya menjual barang kebutuhan pokok berkualitas. Lalu, 10,1% mengusulkan adanya penggabungan pasar tradisional dan kafe; menyediakan tempat bermain anak-anak (9,6%); bersih dan rapi (8,8%); mengubah pasar dengan keunikan tertentu (7,6%); dan lainnya (3,9%).

Lalu, Anda menginginkan dan mengusulkan apa bagi revitalisasi pasar tradisional di Jakarta? (RHN)

 

0 Comments

Leave a Comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Anda harus Sign In terlebih dahulu untuk memberikan komentar. Apabila belum Sign Up, maka Anda harus Sign Up terlebih dahulu untuk membuat akun sebelum Anda Sign In

ADDRESS

  • Head Office: Menara Bidakara 2, 7th floor, Unit 4,
    Jl. Gatot Subroto Kav. 71- 73
    Jakarta Selatan 12870
  • Operation Division : Jl. Tebet Raya 11C-D
    Jakarta 12810
  • Email: mri@mri-research-ind.com
  • Website: www.mri-research-ind.com
  • Telp :
    +62-21 8370-8767 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 831-4041 (Hunting) (Operation Division)
  • Fax :
    +62-21 8370-8768 (Head Office)
    +62-21 835-0114 (Operation Division)