News Room

Konsumsi Protein Warga Jakarta Tertinggi

Category Lifestyle | 0 Comments | 25 Maret 2015, 09:03:08 WIB

MRI RESEARCH, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata konsumsi protein penduduk yang telah memenuhi standar kecukupan protein hanya 6 provinsi, sedangkan 27 provinsi lainnya masih berada di bawah standar kecukupan protein. Rata-rata konsumsi protein penduduk yang tertinggi terdapat di DKI Jakarta (63,13 gram), sedangkan yang terendah terdapat di Papua (41,24 gram).

Publikasi Konsumsi Kalori dan Protein Penduduk Indonesia dan Provinsi hasil Susenas September 2014, memberikan gambaran mengenai pola konsumsi penduduk Indonesia.

Secara nasional, penduduk Indonesia rata-rata konsumsi kalorinya 1.868,7 kkal dan rata-rata konsumsi proteinnya 54,16 gram, masih berada dibawah standar kecukupan konsumsi kalori maupun protein. Standar kecukupan konsumsi kalori dan protein per kapita sehari, yaitu 2.150 kkal dan 57 gram protein.

Pada tiga periode, terjadi kenaikan konsumsi kalori dan protein, masing-masing sebesar 30,89 kkal dan 1,47 gram (periode September 2013-Maret 2014); 9,40 kkal dan 0,25 gram (Maret-September 2014); dan 40,29 kkal dan 1,72 gram (September 2013-September 2014).

Rata-rata konsumsi kalori penduduk perkotaan lebih rendah dibandingkan penduduk perdesaan. Sebaliknya rata-rata konsumsi protein penduduk perkotaan lebih tinggi dibanding perdesaan.

Rata-rata konsumsi kalori penduduk di semua provinsi berada di bawah standar kecukupan. Rata-rata konsumsi kalori tertinggi di Bali (2.097,55 kkal), sedangkan provinsi dengan rata-rata konsumsi kalori terendah di Maluku Utara (1.568,51 kkal).

Selama periode September 2013-September 2014 telah terjadi perubahan pola konsumsi penduduk yang ditandai dengan naiknya konsumsi kalori dan protein yang berasal dari makanan yang dimasak dirumah. Demikian pula pada makanan dan minuman jadi yang mengalami kenaikan baik konsumsi kalori maupun protein.

Konsumsi kalori untuk makanan yang dimasak dirumah mengalami kenaikan dari 1.540,03 kkal pada September 2013 menjadi 1.562,65 kkal pada September 2014. Dan konsumsi protein untuk makanan yang dimasak dirumah naik dari 43,82 gram pada September 2013 menjadi 44,95 gram pada September 2014.

Konsumsi kalori dan protein untuk makanan dan minuman jadi mengalami kenaikan, yaitu dari 288,37 kkal dan 8,62 gram (September 2013), menjadi 306,05 kkal dan 9,22 gram (September 2014).

Provinsi yang penduduknya paling banyak mengkonsumsi kalori dan protein dari makanan dan minuman jadi adalah DI Yogyakarta (513,28 kkal dan 19,87 gram). Provinsi yang penduduknya paling sedikit mengkonsumsi kalori dan protein yang berasal dari makanan dan minuman jadi adalah Nusa Tenggara Timur (66,33 kkal dan 1,88 gram). (RH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Anda harus Sign In terlebih dahulu untuk memberikan komentar. Apabila belum Sign Up, maka Anda harus Sign Up terlebih dahulu untuk membuat akun sebelum Anda Sign In

ADDRESS

  • Head Office: Menara Bidakara 2, 7th floor, Unit 4,
    Jl. Gatot Subroto Kav. 71- 73
    Jakarta Selatan 12870
  • Operation Division : Jl. Tebet Raya 11C-D
    Jakarta 12810
  • Email: mri@mri-research-ind.com
  • Website: www.mri-research-ind.com
  • Telp :
    +62-21 8370-8767 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 831-4041 (Hunting) (Operation Division)
  • Fax :
    +62-21 8370-8768 (Head Office)
    +62-21 835-0114 (Operation Division)