News Room

Mau Lebih Kaya? Tetaplah Setia Bersama Pasangan

Category Lifestyle | 0 Comments | 06 Maret 2015, 09:00:08 WIB

MRI RESEARCH, JAKARTA – Frasa “Sampai maut memisahkan kita,” tentu tidak asing bagi pasangan suami istri yang mengikat janji untuk sehidup semati. Namun, siapa yang mengira setia hidup bersama pasangan hingga anak-anak dewasa ternyata lebih menguntungkan.

Berdasarkan penelitian baru, tinggal bersama pasangan dapat meningkatkan pendapatan kira-kira sebanyak 35%. Peningkatan pendapatan itu bisa dicapai jika setidaknya pasangan tersebut tinggal bersama sampai anaknya mampu untuk tinggal sendiri. 

Mantan Hakim Pengadilan Tinggi, Sir Paul Coleridge menjelaskan, penelitian ini menunjukkan bahwa mobilitas sosial bergantung pada kemampuan seseorang untuk menjaga hubungan yang stabil. Sir Coleridge merupakan pendiri dari Marriage Foundation, yayasan yang melakukan penelitian ini.

Penelitian itu menunjukkan bahwa wanita menikah yang memiliki gelar sarjana pada usia 40-an, lalu punya sejarah selalu bersama pasangannya sejak sebelum melahirkan anak hingga anak mereka berusia 14-15 tahun, bisa mendapatkan 31 ribu poundsterling (sekitar Rp 618,8 juta) per tahun.

Namun, jika wanita tersebut berpisah dari suaminya atau anaknya, pendapatan yang akan ia peroleh turun drastic menjadi 23 ribu (Rp 459,11 juta) per tahun.

Sir Coleridge mengatakan kepada The Sunday Times, “Hal yang terbaik dari pasangan yang tinggal bersama-sama ialah melestarikan dan meningkatkan kekayaan mereka untuk generasi berikutnya. Sebaliknya, pasangan yang menikah lalu berpisah akan membuat generasi mendatang lebih miskin. 

Coleridge kini meluncurkan sebuah manifesto bagi partai politik untuk mengatasi perpecahan keluarga. Sebab, masalah ini diperkirakan menyedot dana dari para pembayar pajak hingga 47 miliar poundsterling (Rp 938,18 miliar) setahun.

Penelitian dilakukan di Inggris dengan menggunakan sampel 40 ribu rumah tangga sebagai responden. Marriage Foundation bekerjasama dengan Profesor Lincoln University, Stephen McKay. Stephen menganalisis data dari responden dan memahami kehidupan dari berbagai rumah tangga tersebut. 

Kantor statistik nasional menunjukkan bahwa 90% orangtua baru berada di urutan paling atas dalam membayar pajak. Angka ini merupakan angka yang tinggi jika dibandingkan dengan 50% orang yang belum menikah dengan pendapatan minimum tidak membayar pajak dengan baik.

Direktur Riset Marriage Foundation Harry Benson berpendapat yang sama dengan Coleridge. Ia mengatakan, pasangan yang tinggal bersama tentu pendapatannya akan lebih besar. Sebab, berasal dari gabungan pendapatan suami dan istri. (Daily Mail/Andika Putra/Media Indonesia/Selasa/3/3/2015,p.17)

 

0 Comments

Leave a Comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Anda harus Sign In terlebih dahulu untuk memberikan komentar. Apabila belum Sign Up, maka Anda harus Sign Up terlebih dahulu untuk membuat akun sebelum Anda Sign In

ADDRESS

  • Head Office: Unit S-1916 Soho Pancoran
    Jl. Let.Jend MT.Haryono Kav. 2- 3
    Pancoran Tebet
    Jakarta Selatan 12810
  • Operation Division : Jl. Tebet Raya 11C-D
    Jakarta 12810
  • Email: mri@mri-research-ind.com
  • Website: www.mri-research-ind.com
  • Telp :
    +62-21 5010-1655 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 50101656 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 50101659 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 831-4041 (Hunting) (Operation Division)
  • Fax :
    +62-21 8370-8768 (Head Office)
    +62-21 835-0114 (Operation Division)