News Room

Pendidikan Rendah Tingkatkan Perilaku Koruptif

Category Consumer View | 0 Comments | 19 Januari 2015, 09:29:29 WIB

JAKARTA, MRI RESEARCH – Rendahnya pendidikan masyarakat dari suatu negara, menyebabkan peningkatan Indeks Perilaku Korupsi. Dalam hal ini, Indonesia memiliki Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) tahun 2014. Angka IPAK 2014 Indonesia sebesar 3,61 pada skala 0 hingga 5. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2013 sebesar 3,63, namun lebih tinggi dibandingkan tahun 2012 sebesar 3,55.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia Pattrick Wauran mengatakan, capaian IPAK 2014 harus terus ditingkatkan hingga mendekati skala 5.

“Secara prestasi, Indonesia berhasil menekan perilaku korupsi yang kerap terjadi, meski tidak terlalu signifikan,” ujarnya, di Jakarta, Senin (19/01/2015).

Menyitir data Badan Pusat Statistik (BPS), Pattrick menuturkan, nilai IPAK selama ini termasuk dalam kategori “Anti Korupsi”. Kategorisasi nilai indeks adalah : 0–1,25 termasuk dalam kategori “Sangat Permisif Terhadap Korupsi”, nilai 1,26–2,50 termasuk dalam kategori “Permisif”, nilai 2,51–3,75 termasuk dalam kategori “Anti Korupsi”, dan nilai 3,76–5,00 termasuk dalam kategori “Sangat Anti Korupsi”.

“Artinya, pemerintah secara aktif terus berupaya mengendalikan bahkan menghilangkan budaya koruptif didalam dirinya dan masyarakat Indonesia. Harapan kita, dengan pemerintahan baru dibawah Jokowi-JK, perilaku korupsi itu bisa mencapai skala 5,” papar dia.

Data BPS mencatat, IPAK masyarakat perkotaan lebih tinggi (3,71) dibanding masyarakat perdesaan (3,51). Bahkan, IPAK di kalangan laki-laki (3,64) sedikit lebih tinggi dibanding di kalangan perempuan (3,59). Semakin tinggi pendidikan, semakin anti korupsi. Hal itu terlihat dari IPAK masyarakat berpendidikan SLTP ke bawah sebesar 3,52, SLTA sebesar 3,85, dan di atas SLTA sebesar 4,01.

“Salah satu fokus utama yang harus dikerjakan pemerintah untuk mencapai IPAK skala 5 adalah dengan membenahi pendidikan di Indonesia. Sebab semakin berpendidikan masyarakatnya, maka semakin tinggi IPAK negara tersebut,” tandas Pattrick. (RH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Anda harus Sign In terlebih dahulu untuk memberikan komentar. Apabila belum Sign Up, maka Anda harus Sign Up terlebih dahulu untuk membuat akun sebelum Anda Sign In

ADDRESS

  • Head Office: Soho Pancoran, Tower Splendor 19th Floor, Unit 15,16,17.
    Jl. Let.Jend. MT.Haryono kav 2-3
    Jakarta Selatan 12810
  • Operation Division : Jl. Tebet Raya 11C-D
    Jakarta 12810
  • Email: mri@mri-research-ind.com
  • Website: www.mri-research-ind.com
  • Telp :
    +62-21 501 016 55 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 831-4041 (Hunting) (Operation Division)
  • Fax :
    +62-21 8370-8768 (Head Office)
    +62-21 835-0114 (Operation Division)