News Room

Investasi Masyarakat Perlu Dorongan Kuat

Category Customer Experience | 0 Comments | 08 Desember 2014, 09:16:27 WIB

JAKARTA, MRI RESEARCH – Dalam surveI tahunan Marketing Research Indonesia (MRI) yang bertajuk “Consumer Confidence & Shopping Behavior” dipertanyakan alokasi penggunaan pendapatan pribadi responden dengan empat tujuan utama. Yaitu, untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, untuk pembayaran hutang, untuk ditabung, dan untuk investasi. Survey terakhir yang dilaksanakan pada akhir 2011 dengan mewawancara 500 responden laki-laki dan perempuan berusia 20+ dari kelas sosial ekonomi ABC+ di Jakarta, menunjukkan rata-rata alokasi terbesar adalah untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari (72%).

Hal itu disampaikan Presiden Direktur MRI Harry Puspito, di Jakarta, Senin (8/12/2014).

“Walaupun disebutkan sebagai pemenuhan kebutuhan, kemungkinan alokasi dana yang besar ini termasuk untuk memenuhi ‘keinginan’ mereka, yaitu belanja-belanja yang tidak terlalu mendesak tapi merupakan fungsi tambahan,” ujar dia.

Harry mencontohkan, jika seseorang membutuhkan makan, tempat tinggal dan transportasi, seringkali orang itu justru mencari makanan mahal, tempat tinggal mewah dan mobil baru yang lebih besar. Dengan demikian, orang itu bukan lagi untuk memenuhi kebutuhan tetapi memenuhi keinginannya. Karena itu, jelas Harry, meski banyak faktor yang mendorong budaya konsumsi masyarakat, namun faktor gengsi yang kerap menjadi pembicaraan.

Hal itu, lanjutnya, terlihat dalam pembelian smartphone yang meningkat tajam di tengah situasi krisis global saat ini.

“Meski dengan skema cicilan, namun masyarakat rela membeli smartphone. Jadi, tidak heran kalau kekuatan konsumsi masyarakat masih terus menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Harry.

Dana Konsumsi

Harry melanjutkan, bahwa tingkat penggunaan dana untuk konsumsi tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya (74%). Namun, terjadi perbedaan lebih besar dibandingkan dua tahun sebelumnya (64%). Dengan kata lain, ucap dia, dalam dua tahun, terjadi peningkatan penggunaan dana masyarakat secara signifikan.

“Dan ini bisa disebabkan karena masyarakat yang semakin terbiasa dengan situasi krisis global,” jelas dia.

Lalu, bagaimana hasil survei MRI melihat faktor-faktor penggunaan dana masyarakat dan siapa saja yang paling menggunakan dananya pada sektor konsumtif? Selain itu, bagaimana seharusnya fokus dan upaya pengalihan dana masyarakat pada sektor konsumsi kepada sektor investasi? Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi MRI (021-83708767), dengan Zizah, Leonie, atau Retno. (RHN)

 

0 Comments

Leave a Comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Anda harus Sign In terlebih dahulu untuk memberikan komentar. Apabila belum Sign Up, maka Anda harus Sign Up terlebih dahulu untuk membuat akun sebelum Anda Sign In

ADDRESS

  • Head Office: Unit S-1916 Soho Pancoran
    Jl. Let.Jend MT.Haryono Kav. 2- 3
    Pancoran Tebet
    Jakarta Selatan 12810
  • Operation Division : Jl. Tebet Raya 11C-D
    Jakarta 12810
  • Email: mri@mri-research-ind.com
  • Website: www.mri-research-ind.com
  • Telp :
    +62-21 5010-1655 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 50101656 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 50101659 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 831-4041 (Hunting) (Operation Division)
  • Fax :
    +62-21 8370-8768 (Head Office)
    +62-21 835-0114 (Operation Division)