News Room

Triwulan II-2014, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12%

Category Ekonomi dan Politik | 0 Comments | 05 November 2014, 10:40:23 WIB

JAKARTA, MRI RESEARCH – Sepanjang periode triwulan II-2014, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,12% disbanding periode yang sama tahun 2013 lalu. Sementara, jika diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2014 mencapai Rp 2.480,8 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan 2000 mencapai Rp 724,1 triliun.

“Secara kumulatif semester I-2014, ekonomi Indonesia tumbuh 5,17% dibandingkan periode semester I-2013,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin, di Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Menurut dia, secara triwulan pertumbuhan Indonesia mencapai 2,47% dibanding triwulan I-2014. Dan dari sisi produksi, pertumbuhan triwulan II-2014 didorong oleh hampir semua sektor, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2013. Pertumbuhan tertinggi dicapai Sektor Pengangkutan dan Komunikasi yang tumbuh 9,53%. Sementara bila dibandingkan dengan triwulan I-2014 (q-to-q), pertumbuhan tertinggi dicapai Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran 4,17%.

Data BPS mencatat, pertumbuhan semester I-2014 dibanding semester I-2013 (c-to-c) didukung oleh semua sektor, kecuali Sektor Pertambangan dan Penggalian yang mengalami penurunan 0,21%. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Sektor Pengangkutan dan Komunikasi 9,87%.

Struktur PDB triwulan II-2014 didominasi oleh Sektor Industri Pengolahan, Sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan dan Sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran masing-masing memberikan kontribusi 23,75%, 14,84%, dan 14,61%.

Pertumbuhan PDB pada triwulan II-2014 dibandingkan dengan triwulan I-2014 (q-to-q) sebesar 2,47% ditopang oleh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 1,50%; sementara Pengeluaran Konsumsi Pemerintah meningkat 25,39%; Pembentukan Modal Tetap Bruto 4,61%; Ekspor Barang dan Jasa 2,14%; dan Impor Barang dan Jasa 5,32%.

Dibandingkan dengan triwulan II-2013 (y-on-y), ekonomi tumbuh 5,12% didukung Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 5,59%; Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto yang tumbuh 4,53%. Sedangkan komponen pengeluaran PDB yang lain mengalami kontraksi pertumbuhan. Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah tumbuh minus 0,71%, dan Komponen Ekspor Barang dan Jasa minus 1,04%.

Pertumbuhan ekonomi semester I-2014 terhadap semester I-2013 (c-to-c) sebesar 5,17% didukung Komponen Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 5,60%, Komponen Konsumsi Pemerintah tumbuh 1,15%, Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto tumbuh 4,83 persen serta Komponen Komponen Impor sebagai pengurang tumbuh minus 2,98 persen. Namun di sisi lain, Komponen Ekspor tumbuh minus 0,74 persen.

Struktur PDB menurut Pengeluaran triwulan II-2014 didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 55,79%. Selain itu, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto memberikan kontribusi masing-masing sebesar 8,02% dan 31,50%. Sedangkan peranan Komponen Ekspor dan Impor masing-masing sebesar 23,19% dan 25,78%.

Struktur perekonomian Indonesia secara spasial pada triwulan II-2014 masih didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa yang memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 58,70%, kemudian diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 23,74%, Pulau Kalimantan 8,31%, Pulau Sulawesi 4,84%, dan sisanya 4,41% di pulau-pulau lainnya. (RH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Anda harus Sign In terlebih dahulu untuk memberikan komentar. Apabila belum Sign Up, maka Anda harus Sign Up terlebih dahulu untuk membuat akun sebelum Anda Sign In

ADDRESS

  • Head Office: Unit S-1916 Soho Pancoran
    Jl. Let.Jend MT.Haryono Kav. 2- 3
    Pancoran Tebet
    Jakarta Selatan 12810
  • Operation Division : Jl. Tebet Raya 11C-D
    Jakarta 12810
  • Email: mri@mri-research-ind.com
  • Website: www.mri-research-ind.com
  • Telp :
    +62-21 5010-1655 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 50101656 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 50101659 (Hunting) (Head Office)
    +62-21 831-4041 (Hunting) (Operation Division)
  • Fax :
    +62-21 8370-8768 (Head Office)
    +62-21 835-0114 (Operation Division)